Desa Padangloang
Momen & Kegiatan
Terbaru
SUASANA DESA PADANG KEC.UJUNG LOE KAB.BULUKUMBA SUL-SEL
Lihat Album
pantai bira
Pantai Bira memiliki hamparan pasir putih dan laut jernih yang memesona. Objek wisata ini tak pernah sepi dari pengunjung, baik lokal maupun mancanegara. Aktivitas seperti snorkeling dan diving pun sering dilakoni oleh wisatawan untuk menikmati keindahan bawah lautnya. Lokasinya berada di Kecamatan Bontobahari.
Lihat AlbumKabar & Berita
Desa Padangloang
Kolam Labuh Pantai Merpati Bulukumba Jadi Spot Favorit Mancing Mania
Bulukumba, Beritabulukumba.com - Suasana sore hingga malam di kawasan Pantai Merpati kini semakin ramai dengan aktivitas warga yang memadati dermaga Kolam Labuh Bentenge untuk memancing.Ratusan mancing mania terlihat berjejer di sepanjang dermaga sambil menikmati suasana pesisir dan menunggu ikan menyambar kail mereka.Kawasan yang awalnya difungsikan sebagai tempat bersandar perahu nelayan itu kini berkembang menjadi salah satu titik favorit warga untuk bersantai sekaligus berburu ikan.
Baca Selengkapnya
Mahasiswa KKN-T Gelombang 114 Universitas Hasanuddin Gelar Workshop Inovasi Morizza di Desa Padang Loang, Kec. Ujung Loe, Kab. Bulukumba
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Gelombang 114 Universitas Hasanuddin menghadirkan inovasi menarik dalam pengolahan pangan lokal lewat kegiatan workshop bertajuk "Inovasi Pengolahan Beras dan Daun Kelor Menjadi Kerupuk sebagai Olahan Lokal untuk Mendukung Pertumbuhan Ekonomi Kreatif." Kegiatan ini digelar pada Rabu, 23 Juli 2025, di Aula Kantor Desa Padang Loang, Kecamatan Ujung Loe, Kabupaten Bulukumba. Workshop ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, terutama para ibu rumah tangga yang antusias mengikuti jalannya pelatihan.Desa Padang Loang dikenal sebagai salah satu wilayah penghasil padi di Bulukumba. Namun, beras hasil panen selama ini lebih banyak dimanfaatkan sebatas konsumsi rumah tangga atau dijual dalam bentuk mentah. Sementara itu, tanaman kelor yang tumbuh subur di wilayah ini juga belum banyak dimanfaatkan, padahal dikenal kaya nutrisi dan berpotensi tinggi sebagai bahan pangan fungsional.Berangkat dari potensi tersebut, tim KKN-T menghadirkan inovasi kuliner lokal berupa kerupuk berbahan dasar beras dan daun kelor. Produk ini tidak hanya ditujukan sebagai alternatif camilan sehat dan bergizi, tetapi juga sebagai langkah awal mengembangkan produk ekonomi kreatif berbasis potensi desa.Workshop tersebut diawali dengan pembukaan oleh saudari Riska Glory Divayanti selaku moderator, kemudian dilanjutkan dengan pemaparan latar belakang kegiatan, pengenalan produk, dan workshop pembuatan kerupuk oleh Bertilia Tuto Ola, selaku penanggung jawab kegiatan. Bertilia menyampaikan bahwa inovasi kerupuk berbahan dasar beras dan daun kelor ini kami hadirkan sebagai upaya untuk memberdayakan sumber daya alam yang ada di Desa Padang Loang. Hal ini menjadi langkah awal untuk mendukung pertumbuhan ekonomi kreatif di desa ini dan harapan kami dapat berkelanjutan, dan memiliki nilai jual."Produk kerupuk ini kami beri nama Morizza, yang merupakan singkatan dari nama ilmiah bahan dasarnya, yaitu Moringa oleifera (daun kelor) dan Oryza sativa (beras). Kami berharap nama ini bisa menjadi label yang melekat jika nantinya ibu-ibu di desa ingin melanjutkan produksi secara mandiri. Namun, tentu saja, jika ibu-ibu memiliki alternatif nama yang lain juga bebas mengembangkannya sesuai dengan karakter lokal masing-masing", ungkap BertiliaDi akhir kegiatan, Sekretaris Desa Padang Loang, Ibu Hamsa memberikan apresiasi kepada tim KKN-T dan menyampaikan harapannya, "Kami mengucapkan terimakasih kepada adik-adik mahasiswa yang telah menginisiasikan kegiatan ini. Harapannya, ibu-ibu yang hadir hari ini bisa mencoba kembali membuat kerupuk ini di rumah. Semoga ke depan bisa menjadi camilan bernilai jual yang bisa dititipkan di warung-warung sekitar," ungkapnya. Selain itu, Kepala Dusun Sarajatoae, Ibu Andi Suriyanti juga menyampaikan antusiasmenya dan menyatakan komitmennya untuk mengembangkan produk ini di tingkat dusun. "Saya akan mengumpulkan ibu-ibu di Dusun Sarajatoae, untuk mempraktikkan kembali pembuatan kerupuk ini. Harapannya, produk ini bisa berkembang menjadi UMKM baru dan unggulan dari desa kita, yang nantinya bisa kita pamerkan dalam festival UMKM ataupun kegiatan desa lainnya," tuturnya dengan penuh semangat.Citizen Reporter: Bertilia Tuto Ola (Mahasiswa Aktuaria Unhas)
Baca SelengkapnyaProject Pembangunan
Desa Padangloang
Pemkab Bulukumba Siapkan Program Smart City
BULUKUMBA, RAKYATSULSEL – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bulukumba tengah menjajaki program pengembangan dan pembangunan Smart City sebagai upaya meningkatkan kualitas layanan publik serta keamanan masyarakat. Smart City atau Kota Cerdas adalah konsep pembangunan kota yang mengintegrasikan teknologi informasi dan komunikasi (TIK) guna meningkatkan efisiensi layanan, kualitas hidup masyarakat, serta keberlanjutan lingkungan. Dalam rangka mewujudkan hal tersebut, Forum Smart City Panrita Kota Cerdas telah dibentuk oleh Pemkab Bulukumba. Anggota DPRD Bulukumba, Syamsir Siregar, menyambut baik dan mendukung penuh inisiatif ini. Menurutnya, konsep Smart City tidak hanya berfokus pada infrastruktur digital, tetapi juga pada perencanaan kota yang lebih baik demi menciptakan masyarakat yang cerdas, berpendidikan, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik. “Program ini sangat penting untuk segera diwujudkan. Smart City dapat membantu menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan menghadirkan CCTV di beberapa titik strategis,” ujar Syamsir Siregar, legislator Fraksi PKB, Kamis (13/3/2025). Syamsir juga mengungkapkan bahwa dirinya menghadiri rapat penguatan Forum Smart City Panrita Kota Cerdas yang digelar di Kantor Bupati Bulukumba pada Rabu (12/3/2025). Rapat ini diinisiasi oleh Dinas Komunikasi, Informatika, dan Persandian Bulukumba, serta dihadiri oleh perwakilan Bank BNI, Bank Sulselbar, dan beberapa perbankan lainnya. Menurut Syamsir, beberapa titik di dalam Kota Bulukumba masih dianggap rawan terhadap tindak kriminal. Beberapa kejadian yang membahayakan warga sudah pernah terjadi, sehingga kehadiran teknologi pengawasan seperti CCTV menjadi kebutuhan mendesak. “Pemkab berkewajiban memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat. Karena itu, program Smart City ini harus menjadi prioritas. Jangan lagi ditunda! Kal
Detail Progress
Sosialisasi, pembagian brosur dan masker di Hombes desa Padang loang
Sosialisasi, pembagian brosur, dan masker di Desa Padang Loang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menjaga kesehatan dan kebersihan lingkungan, serta memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat mengenai pencegahan penyakit.
Detail Progress